Belajar Menggambar Mata dan Alis


Wah Udah lama enggak Pernah ngepost

Akhir2 ini saya koq tertarik dengan dunia gambar menggambar dengan media bantuan seperti Photoshop, Corel dan kawan-kawannya

Tapi saya sekarang masih ngeh sama dua itu ajah

keke

Menggambar itu cukup mengasyikkan, karena kita bisa berimajinasi dengan apa yang ada di dalam pikiran dan otak ini..

Ini contoh Gambar yg saya buat jam 5 pagi taadi (kethok nggangure ) ahahaha

 

Dan yang belum saya bisa itu adalah menggambar mulut

ahh, meski itu simpel tp butuh kerja keras lagi – eh hidung juga Ding

Oke Buat teman2 anak Desaign selamat kuliah

Telateni apapun bidang yang kalian kerjakan

Semangat Pagi!!!

 

So Nyuh Shi Dae

Advertisements

Sudah Pantaskah Gaji Presiden Saat ini Dinaikkan???



Bismillah….

Assalamualaikum Wr. Wb.

“…. Penguasa itu diamanatkan oleh Tuhan pertama-tama dan terutama agar mereka menjadi penjaga yang baik (good guardians) sebaik seperti terhadapa anak mereka sendiri ….” Plato Quotes (Opini “Dari Plato untuk SBY”, Jawa Pos. Rabu 23 Januari 2011)

Mengkutip perkataan Prof Dr Bashori Muchsin MSi, guru besar dan pembantu rektor II Universitas Islam Malang diatas sedikit menggelitik naruni penulis untuk meluangkan sebuag coretan di secarik kertas mengenangi curhatan Presiden Kita Saat Ini – Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) – mengenai seputar kejadian yang dialaminya baru2 yakni permasalahan gaji yang tidak pernah naik selama 7 tahun ini ??

Sudah Pantaskah Gaji Presiden di naikkan ???

Video : Perbandingan Gaji SBY dengan pemimpin dunia

Dengan gaji yang hanya sebesar 62 juta tersebut, SBY merasa bahwa “nilai uang” itu dirasa kurang atau terlalu rendah di bandingkan dengan Presiden Atau Perdana Menteri Singapura yang memiliki Rp 20 miliar per tahun. Pada 2008, sebelum krisis, Lee masih menikmati gaji Sin$ 3,7 juta atau sekitar Rp 25 miliar. Singapura menganggarkan dana sebesar itu karena di Negara tersebut mental – ”NIKUS (Korupsi) ” – sangat jarang terjadi, bahkan termasuk terendah di kawasan Asia Tenggara, Selain itu PDB Negara tersebut juga termasuk tinggi..

Kalau membandingkan dengan PM Singapura tersebut amatlah jauh mendomplang, baiklah kalau begitu kita bandingkan saja dengan Daftar Gaji di bawah ini, masih di sekitar lingkup Negara :

Presdien : 62,740 Juta*

Gubernur Bank Indonesia : 265 Juta

Wapres : 42, 160 juta

Ketua DPR : Rp 23,940 juta

Anggota DPR : Rp 13,9 juta

Ketua MA : Rp 23,940 juta

Ketua BPK : Rp 20 juta

  • Biaya operasional presiden mencapai 2 Milliar per tahun !!!

(Sumber : Headline Jawa Pos Rabu 26 Januari 2011 “Setelah Curhat, Gaji SBY Naik”)

Melihat kondisi di atas, tentunya perbedaan tersebut tidaklah terlalu signifikan,, seperti contohnya Gubernur BI mendapat gaji yang lebih besar dari Presiden dikarenakan ia mengurusi Masalah keuangan Negara karena dia dianggap bertanggungjawab bila Negara dalam keadaan kolaps… Di samping itum pengeluaran sang Gubernur pun belum tentu di tanggung oleh Negara, Hal itu sangat berbeda dengan “Sang Presiden Pencitraan Diri” , segala biaya operasional yang dilakukan oleh “beliau” seluruhnya di tanggung oleh Negara..  Jadi kalau Beliau (Saya masih menaruh respect dengannya) membawa pulang uang sebesar 62 juta itu sudah termasuk untung..

Bahkan, masih dalam Headline Jawa Pos pada tanggal 26 Januari 2011 tersebut, ada wacana akan mengurangi Belanja social

“….. Belanja sosial yang dipangkas adalah belanja bantuan sosial yang berkurang 11 persen (Rp 8,6 Trilliun), yakni dari Rp 77,7 trilliun pada tahun 2009 menjadi 69 trilliun pada 2010. Pengurangan terjadi pada anggaran Jamkesmas dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) ….

OLALA…, kasihan sekali Masyarakat kecil tidak lagi bisa mendapat bantuan kesehatan yang (tidak) layak dan BOS yang selalu saja masih dengan kecurangan di sana-sini..

Hendaknya, perlu di pikirkan sejenak, gaji guru2 tidak tetap di luar sana masih tidak bisa mencukupi standar layak kehidupan (tragisnya harus berhutang sana-sini) yakni sekitar Rp 15.000 hingga Rp 45.000,,, Padahal kalau di runut ke belakang Sudah Seharusnya Gaji Guru (baik Tidak Tetap, Swasta, Negeri) itu yang lebih layak naik… Meski sudah  mulai perjalan program Sertifikasi Bagi Guru Negeri…

Bahkan, Profesor Bashori Muchsin (Jawapos, 26 Januari 2011:4) Menyatakan “Setidaknya setelah memasuki tahap pembelajaran pertama menjadi presiden, tahap kedua (2009-2014) ini bukan lagi gaya berkeluh kesah yang harus disampaikan kepada rakyat. Namun meningkatkan dan memprogresifkan kinerja. Minimal dengan mendengarkan keluh kesah rakyat secara langsung supaya atmosfer kehidupan masyarakat bisa diantarkan menuju kesejahteraan maksimal”

Senada dengan itu pula KH Agoes Ali Masyuhri (Jawapos, 27 Januari 2011:4) menyatakan “Saya ingat apa yang dikatakan Amirul-mukminin Ali bin Abi Thalib,

’Pemimpin yang sebenarnya adalah yang mampu mengukur dirinya dengan rakyatnya yang paling lemah’

Itu sejalan dengan pesan suci Baginda Muhammad SAW,

‘Setiap pemimpin yang diberi kepercayaan memimpin suatu rakyat kemudian dia menipunya, maka nerakalah tempatnya (HR Ahmad)’

Hadits tersebut memiliki makna dan cakupan yang sangat luas serta mengandung pelajaran yang sangat berharga.  Seorang pemimpin harus mampu menjadikan kejujuran sebagai panglima. Sebab kejujuran dan kebaikan (tidak mempersoalkan masalah gaji yang diterima) akan menuntunnya menuju surga. ”

(NB : Saya tidak mencari solusi, hanya sebuah opini. Dan saya juga berterimakasih kepada beliau yang yang telah mampu memberantas korupsi, hanya yang saja tidak sukai dari beliau adalah sikap yang terlalu mencitrakan dirinya semata )

SEKIAN

KEEP SMILE ON YOUR FACE

Wassalamualaikum Wr. Wb..

sumber :

Jawa Pos,  Kamis 27 Januari 2010

_______, Rabu 26 Januari 2010

Related posted  :

sumber 1

Sumber 2 : Mencoreng Muka Sendiri

Sumber 3 : Rakyat Curhat ke Siapa ???

Sumber 4 : Loh banyak yang mendukung…

Sumber 5 : Perbandingan Gaji Presiden di Dunia

Sumber 6 : Ketika Seorang Presidem Curhat !!!!

Sumber 7 : Alasan mengapa PM Singapura memiliki Gaji Tertinggi !!!

Sumber 8 : Laju PDB Singapura

Teruntukmu, putriku Salsabila Qonita


Teruntukmu putriku, Salsabila…

Terlahir dari seorang wanita mulia

Engkau lahir ke muka bumi ini dengan senyum bahagia

Salsabila namamu seperti laksana Mata air surga

yang melegakan dahaga ayah dan bunda

Qonita namamu agar engkau menjadi muslimah yang taat kepada keluarga dan agama

Teruntukmu putriku, Salsabila

Semoga kelak engkau akan menjadi pemimpin wanita muslimah

Semoga engkau selalu membanggakan ayah dan bunda

Teruntukmu Putriku, Salsabila

Semoga engkau kelak lahir dan membuatq bahagia

 

(Nb : Harapan seorang pemuda yang masih belum menikah, dan mengharapkan kelak memiliki putri seperti yang diidamkan,,,, Adakah akhwat yang mau sama saya …=D)

Ijinkan Aq menjadi Imam-Mu


Teruntukmu Wahai Wanita Muslimah…

Yang tak pernah lelah mengucapkan kalimat La Illa Ha Illallah

Yang selalu bercahaya dengan wudhunya

Yang malu-malu dan menjaga pandangannya

Yang selalu pandai menjaga lisan dan perbuatannya

Yang selalu menutupi auratnya dengan kerudung panjangnya

Ya Khumairoh

Wahai Engkau yang pipinya kemerah-merahan

Izinkanlah diriku ini menjadi Imam untukmu dan anak-anak kita kelak

Agar kita bisa menikmati nikmat indahnya surga nanti di akhirat yang kekal abadi..

Mengenang Bunda Tercinta


Hari itu, tanggal 5 Januari 2003 menjadi hari yang paling menyedihkan dalam hidup seorang Agung Kurniawan,

Ya itu memang nama saya sendiri..

Saya dilahirkan dari keluarga yang di bilang mampu dalam hal ekonomi..

Ibu saya adalah seorang Guru Sekolah Dasar, dan ayah adalah pekerja di sebuah Laboratorium di Perusahaan yang mengurusi sekitar air di kota Malang

Saya sendiri, sekarang sudah memasuki masa2 akhir studi di sebuah universitas negeri ternama di kota ini, yang cukup terkenal untuk melahirkan para pengajar-pengajar professional mulai pra TK hingga SMA

Hari itu, tanggal 5 Januari, ibunda sudah tergolek lemas di rumah sakit,, beliau sudah cukup lama menderita sebuah kanker yang ganas yang kebanyakan menimpa wanita – KANKER PAYUDARA – ya peyakit yang hingga saat ini masih selalu merenggut nyawa wanita..

Sekitar pukul 06.00 pagi, beliau sudah merasa akan di datangi kematian akibat penyakit ini. Sudah banyak media alternatif dan beberapa kempoterapi beliau lakukan, namun hal ini tidak membuat beliau menjadi sembuh.. Justru peyakit tersebut yang membuat beliau susah makan dan susah berbuat apa-apa,,

Hal ini, sempat membuat diri saya menjadi seorang yang labil, Mudah marah, mudah sedih. Ya sempat dalam pikiran saya untuk tidak menghiraukan beliau.. Buts, she is my mother dude !! You must respec her – hati kecilq berkata demikian..

Akhirnya, saya pun mulai mencoba membantu beliau, dengan berusaha membuat tegar dan tetap gembira. Namun sepertinya hal itu sia-sia belaka – karena harapan hidup yang dimilikinya sepertinya tinggal menunggu waktu untuk kembali ke Sang PemilikNYa..

Ya, beliau sekarang sudah tepat 7 tahun meninggalkan kami sekeluarga untuk selamanya..

Bunda, maafkan aq belum sempat membahagiakanmu

Maafkan aq yang tak selalu membuatmu bersedih..

Maafkan aq yang belum bisa menjadi seorang pria yang benar-benar dewasa

Bunda, yang kau tahu..

Engkau selalu berada dalam hati ini, dan aku sekarang akan berusaha membuat mu bahagia di sana.

 

Salam sayang dari anakmu yang tercinta

 

Agung Kurniawan..